10 Atraksi Teratas di Makkah Selain Masjid al-Haram
Makkah, yang juga dikenal sebagai Umm al-Qura (Ibu dari Kota-kota), terletak di bagian barat Arab Saudi dan merupakan kota paling suci dalam Islam. Kota ini dikenal sebagai tempat kelahiran Nabi Muhammad (SAW) serta Masjid al-Haram, yang merupakan masjid terbesar di dunia dan merupakan rumah bagi Ka'bah Suci. Tapi tahukah Anda bahwa selain Masjid al-Haram, kota Makkah memiliki berbagai atraksi yang bisa Anda kunjungi?
Jawabannya adalah ya! Dari mengunjungi Museum Menara Jam dan menjelajahi pameran menariknya, meminum air dari Sumur Zamzam dan mempelajari makna spiritualnya, hingga menjelajahi Jabal al-Noor dan Gua Hira, tempat Nabi menerima wahyu pertamanya, mengunjungi Masjid al-Jinn dan berjalan di tanah yang tenang, kota ini memiliki banyak yang ditawarkan.
Berikut adalah daftar atraksi wisata Makkah terbaik di luar Masjid al-Haram. Cek mereka dan buat perjalanan Anda ke kota ini menjadi tak terlupakan!
Sumur Zamzam
Sumur Zamzam adalah salah satu atraksi paling terkenal di Makkah, yang terletak sekitar 20 meter di sebelah timur Kaaba di dalam Masjid al-Haram. Menurut tradisi Islam, diyakini bahwa ketika Nabi Ibrahim (AS) meninggalkan istrinya Hajar (RA) dan putranya Ismail (AS) di padang pasir atas perintah Allah, sebuah mata air tiba-tiba muncul dari tanah, menyelamatkan Ismail dan ibunya dari kehausan. Sumur ini ditemukan kembali oleh Abd al-Muttalib, kakek Nabi Muhammad (PBUH), pada abad keenam dan menjadi tujuan utama bagi para peziarah. Para pengunjung dapat meminum airnya untuk mendapatkan berkah, menawarkan doa menghadap Kaaba, dan membawa pulang botol sebagai pengingat iman dan rasa syukur spiritual.
Jabal al-Noor
Jabal al-Noor adalah salah satu situs ziyarat yang paling bermakna di Makkah dan berfungsi sebagai tempat di mana Nabi Besar (PBUH) menerima wahyu pertamanya dari Al-Qur’an. Di dalam gunung tersebut, terdapat sebuah gua kecil yang dikenal sebagai Gua Hira, di mana Malaikat Jibreel (AS) menurunkan ayat-ayat pembuka Surah Al-‘Alaq. Gunung ini menjulang setinggi sekitar 640 meter di atas permukaan laut dan melibatkan pendakian lebih dari 1.700 langkah, yang dapat memakan waktu hingga dua jam tergantung pada tingkat kebugaran. Setelah Anda berada di puncak, Anda dapat menikmati pemandangan menakjubkan Makkah dan sekitarnya, menjadikannya salah satu lokasi wisata yang paling signifikan di kota ini.
Jabal Thawr
Jabal Thawr terletak sekitar delapan kilometer di selatan Makkah dan merupakan salah satu lokasi paling signifikan di kota tersebut. Gunung ini memiliki ketinggian sekitar 750 meter dan menjadi rumah bagi Gua Thawr yang terkenal, tempat Nabi Muhammad (SAW) dan Abu Bakr (RA) berlindung selama tiga hari saat bermigrasi dari Makkah ke Madinah dan melarikan diri dari Quraysh. Pendakian ke gunung ini menawarkan pengalaman yang lebih tenang bagi orang-orang yang ingin merenungkan perjalanan Hijrah dan merenungkan keberanian, iman, dan kepercayaan kepada Allah yang ditunjukkan selama periode penting ini.
Gunung Arafat
Dataran Arafat terletak sekitar 20 kilometer tenggara Makkah dan memiliki makna yang dalam bagi setiap Muslim. Di pusatnya terdapat Gunung Arafat, yang juga dikenal sebagai Jabal al-Rahmah. Para jemaah berkumpul di sini untuk Wuquf pada hari kesembilan bulan Dhul-Hijjah, yang merupakan pilar terpenting dari Haji, dan menghabiskan hari tersebut dalam doa dan mencari pengampunan. Ini juga dilaporkan secara luas sebagai lokasi di mana Nabi Muhammad (SAW) menyampaikan Khutbah Perpisahan. Beberapa riwayat menyebutkan bahwa ini adalah tempat di mana Adam (AS) dan Hawwa (AS) dipertemukan kembali. Puncak gunung ditandai dengan sebuah pilar putih, menjadikannya sebagai landmark sejarah yang signifikan di Makkah.
Museum Makkah
Museum Makkah terletak di Istana Al-Zaher yang telah direnovasi dan merupakan salah satu tempat terbaik untuk dikunjungi di Makkah bagi orang-orang yang tertarik dengan sejarah dan budaya kota ini. Museum ini menampilkan berbagai artefak, manuskrip, dan pameran yang melacak sejarah Makkah dan perkembangan Islam. Pengunjung dapat menjelajahi sejarah Islam awal, perluasan Masjid al-Haram, dan warisan arkeologi Arab Saudi. Kompleks ini memiliki arsitektur Islam tradisional dengan tulisan Qur'an dan kaligrafi Islam, mencerminkan identitas spiritual dan budaya Makkah.
Jannat al-Mu’alla (Pemakaman Al-Ma’ala)
Kuburan Al-Ma’ala, yang juga dikenal sebagai Jannat al-Mu’alla atau Al-Hajun, terletak di utara Masjid al-Haram dekat Masjid al-Jinn. Ini berfungsi sebagai tempat pemakaman istri pertama Nabi Muhammad (SAW), Hazrat Khadijah (RA), kakeknya Abdul Muttalib, Abu Talib, dan kerabat lainnya dari Nabi (SAW).
Pengunjung dapat mengunjungi kuburan untuk berdoa dan merenung dengan tenang. Makam-makam tidak ditandai secara individu dengan tanda nama yang rinci, tetapi area tersebut secara historis diakui.
Museum Menara Jam Kerajaan Makkah
Museum Menara Jam terletak di dalam Menara Jam Abraj Al Bait dan merupakan salah satu hal yang paling menarik untuk dilakukan di Makkah. Museum ini menyoroti Jam Makkah, yang merupakan salah satu wajah jam terbesar di dunia, dan menjelaskan pentingnya untuk bulan Hijri, pengukuran waktu Islam, dan pengamatan bulan sabit. Museum ini tersebar di beberapa tingkat. Tingkat pertama menjelaskan cara kerja jam, tingkat kedua membahas teknik pengukuran waktu sejarah, tingkat ketiga merinci siklus matahari, bulan, dan bumi, tingkat keempat mengeksplorasi alam semesta dan galaksi, dan tingkat kelima menawarkan pemandangan panorama indah Masjid al-Haram.
Masjid Aisha
Masjid Aisha, yang juga dikenal sebagai Masjid at-Tan’im, terletak di distrik At-Tan’im, sekitar 7–8 kilometer dari Ka'bah. Masjid ini menandai lokasi di mana Hazrat Aisha (RA) memasuki Ihramnya untuk melaksanakan Umrah setelah ia tidak dapat menyelesaikannya sebelumnya karena menstruasi. Saat ini, masjid ini berfungsi sebagai titik Miqat bagi penduduk Makkah dan dikunjungi oleh banyak jamaah sebelum melaksanakan Umrah. Masjid ini memiliki ruang sholat yang luas dan fasilitas modern, menjadikannya sebagai landmark religius yang penting di Makkah.
Masjid al-Jinn
Masjid al-Jinn di Makkah adalah salah satu masjid bersejarah di kota tersebut. Dipercaya dibangun di lokasi di mana sekelompok jinn berkumpul untuk mendengarkan Nabi Muhammad (SAW) membaca Al-Qur'an. Peristiwa ini disebutkan dalam Surah Al-Jinn (Bab 72 dari Al-Qur'an). Masjid ini juga dikenal sebagai Masjid al-Haras. Pengunjung dapat berdoa di sana dan merenungkan sejarah spiritualnya.
Pabrik Kiswah
Kompleks Raja Abdulaziz untuk Pembuatan Kiswah Kaaba terletak di distrik Umm Al Joud di Makkah dan memproduksi Kiswah, yaitu penutup sutra hitam dari Kaaba yang disulam dengan ayat-ayat Al-Qur'an berlapis emas. Fabrik Kiswah pertama kali didirikan pada tahun 1927 di bawah Raja Abdulaziz dan dimodernisasi pada tahun 1977. Pengunjung dapat mengunjungi pabrik dan melihat lebih dari 200 pengrajin yang melakukan bordir tangan dan mesin, pekerjaan benang emas, tenun sutra, dan perakitan.
Merencanakan Perjalanan Anda ke Makkah?
Menginap di Hotel Al Kiswah Towers — terletak ideal dekat Masjid al-Haram, dengan kamar yang nyaman dan fasilitas hebat untuk membuat ziarah atau kunjungan Anda benar-benar berkesan.

